Dicko : Bromo fm Selasa 24/06/14. 08:00 WIB KRAKSAAN – Dalam rangka Akhir Tahun Pelajaran (ATP) 2014 Dinas Pendidikan (Dispendik) ...
Dicko : Bromo fm
Selasa 24/06/14. 08:00 WIB
Selasa 24/06/14. 08:00 WIB
KRAKSAAN – Dalam rangka Akhir Tahun Pelajaran (ATP) 2014 Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar Pawai, Budaya yang diikukti oleh 34 kontingen dari Cabang Dinas Pendidikan di 24 Kecamatan yang dengan kontingen tambahan, yaitu Drum Band dan Adipura dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Dewan Kesenian dilingkungan Kabupaten Probolinggo.
Acara yang ,dipusatkan di depan kantor Palang Merah Indonesia (PMI) jalan Kebonagung utara RSUD Waluyo Jati Kraksaan melewati jalan Imam Bonjol Sidomukti hingga finish jalan Desa Bulu Kraksaan itu dibuka langsung oleh Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE ditandai dengan pemukulan gong.
Kegiatan pawai budaya yang merupakan pertama kali dilaksanakan oleh Dispendik ini dihadiri pula oleh wakil Bupati Drs.H.A Timbul Prihanjoko dan seluruh Kepala Satuan Kerja Daerah (SKPD) Kabupaten Probolinggo pada Senin (23/6/14).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo yang sekaligus sebagai ketua penyelenggara kegiatan menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan pawai budaya yang dilaksanakan ini adalah kali pertama, yang meliputi berbagai tema dan pakaian budaya, masing-masing kontingen beratraksi sesuai dengan sejarah dalam tema yang dibawakannya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriaana Sari,SE mengungkapkan, sebuah tradisi dan budaya yang dimiliki Kabupaten Pprobolinggo ini harus dapat kita lihat kembali dan kita lestarikan. Dengan demikian karena kegiatan ini maka budaya-budaya yang hampir hilang kini muncul kembali untuk kita pelihara dan kepada seluruh kontingen agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh jangan asal ikut karena kegiatan ini nantinya dapat menjadi cermin diwilayah kita khususnya di lingkungan Kabupaten Probolinggo tercinta ini.
“Kegiatan ini adalah sebuah tradisi dan pembangunan yang patut kita banggakan, karena tidak seharusnya kita begitu saja melupakan sejarah-sejarah yang ada di Kabupaten Probolinggo, itu harus kita munculkan kembali,” kata Bupati Tantri saat pawai budatya akan dilepas.(Dc)



COMMENTS