Dicko : Bromo fm Jum'at 30/05/14. 09:00 WIB Kotaanyar – Desa Sukorejo dipercaya mewakili Kecamatan Kotaanyar dalam lomba p...
Dicko : Bromo fm
Jum'at 30/05/14. 09:00 WIB
Kotaanyar – Desa Sukorejo dipercaya mewakili Kecamatan Kotaanyar dalam lomba penilaian
Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat Kabupaten Probolinggo tahun 2014, penilaian
yang dilakukan oleh tim penilai dari Dinas terkait di lingkungan Kabupaten Probolinggo
Dinas Kesehatan, dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tersebut diharapkan mampu
menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Kegiatan Lomba tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probnolinggo Amalia Etiq Primahayu, yang melibatkan lima Kecamatan di Kabupten Probolinggo, diantaranya Banyuanyar, Sumberasih, Kotaanyar, Maron dan Kuripan. Lomba GSI untuk Kecamatan Kotaanyar itu dipusatkan di Balai Desa Sukorejo dengan mengumpulkan 24 Kader dan sejumlah Bidan se-Kecamatan Kotaanyar pada Jum’at (30/05/14).
Dipilihnya Desa Sukorejo untuk mewakili Kecamatan Kotaanyar dalam lomba GSI, menurut Camat Kotaanyar Suharto, karena Desa Sukorejo merupakan salah satu Desa penduduknya lumayan padat disamping itu Desa Sukorejo pernah meraih juara ke-2 lomba Desa siaga se-Kabupaten Probolinggo. Selain itu Dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Melihat dari potensi yang ada, kami dari kecamatan selalu mengedepankan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, sehingga visi Serasi dapat terwujud," ungkapnya.
Untuk menyukseskan kegiatan GSI kecamatan Kotaanyar telah bekerjasama dengan semua pihak terkait sesuai dengan wilayah pemetaan, seperti tenaga kesehatan yang berasal dari puskesmas pembantu (Pustu), posyandu hingga pos kesehatan desa (poskesdes).
"Saya berharap melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta menggiatkan kembali fungsi kader kesehatan desa," kata Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probolinggo Amilia Etiq Primahayu saat memimpin lomba penilaian di Balai Desa Sukorejo.
Ia menuturkan, GSI ini memang sangat dipentingkan oleh seluruh lapisan masyarakt dimanapun berada, sebab melalui GSI ini maka kita akan selalu mengantisipasi tejadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dan ini sangat mempengaruhi faktor tingginya angka kematian ibu dan bayi, dari program ini maka ibu-ibu akan lebih semangat untuk memicu kesehatan dan selalu berwaspada.
”semoga dengan adanya GSI di Kabupaten Probolinggo ini mampu menekan jumlah kematian ibu dan bayi, dan itu harus benar-benar diterapkan oleh para Kader di masing-masing Kecamatan,” sebut Amilia Etiq.(Dc)
Jum'at 30/05/14. 09:00 WIB
Kegiatan Lomba tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probnolinggo Amalia Etiq Primahayu, yang melibatkan lima Kecamatan di Kabupten Probolinggo, diantaranya Banyuanyar, Sumberasih, Kotaanyar, Maron dan Kuripan. Lomba GSI untuk Kecamatan Kotaanyar itu dipusatkan di Balai Desa Sukorejo dengan mengumpulkan 24 Kader dan sejumlah Bidan se-Kecamatan Kotaanyar pada Jum’at (30/05/14).
Dipilihnya Desa Sukorejo untuk mewakili Kecamatan Kotaanyar dalam lomba GSI, menurut Camat Kotaanyar Suharto, karena Desa Sukorejo merupakan salah satu Desa penduduknya lumayan padat disamping itu Desa Sukorejo pernah meraih juara ke-2 lomba Desa siaga se-Kabupaten Probolinggo. Selain itu Dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Melihat dari potensi yang ada, kami dari kecamatan selalu mengedepankan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, sehingga visi Serasi dapat terwujud," ungkapnya.
Untuk menyukseskan kegiatan GSI kecamatan Kotaanyar telah bekerjasama dengan semua pihak terkait sesuai dengan wilayah pemetaan, seperti tenaga kesehatan yang berasal dari puskesmas pembantu (Pustu), posyandu hingga pos kesehatan desa (poskesdes).
"Saya berharap melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta menggiatkan kembali fungsi kader kesehatan desa," kata Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probolinggo Amilia Etiq Primahayu saat memimpin lomba penilaian di Balai Desa Sukorejo.
Ia menuturkan, GSI ini memang sangat dipentingkan oleh seluruh lapisan masyarakt dimanapun berada, sebab melalui GSI ini maka kita akan selalu mengantisipasi tejadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dan ini sangat mempengaruhi faktor tingginya angka kematian ibu dan bayi, dari program ini maka ibu-ibu akan lebih semangat untuk memicu kesehatan dan selalu berwaspada.
”semoga dengan adanya GSI di Kabupaten Probolinggo ini mampu menekan jumlah kematian ibu dan bayi, dan itu harus benar-benar diterapkan oleh para Kader di masing-masing Kecamatan,” sebut Amilia Etiq.(Dc)



COMMENTS