BROMO FM : Minggu 06/04/14. 08:00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan - Dalam rangka untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Har...
BROMO FM : Minggu 06/04/14. 08:00 Wib
Reporter : Dicko
Reporter : Dicko
Kraksaan - Dalam rangka untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-268, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo menggelar festival karya tari dan lagu daerah di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Sabtu hingga Minggu (5-6/4) malam.
Festival yang dibuka secara resmi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari ini diikuti oleh 10 sanggar tari dan 10 sanggar seni yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Sekretaris Disbudpar Kabupaten Probolinggo Suparwoto mengungkapkan festival karya tari dan lagu daerah ini digelar dengan tujuan untuk memberi motivasi kepada sanggar-sanggar yang ada di Kabupaten Probolinggo khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk berkreasi.
“Selain itu, untuk memberi motivasi kepada generasi muda agar mencintai tari dan kebudayaan daerah yang ada di Kabupaten Probolinggo sehingga kebudayaan dan kesenian daerah dapat dilestarikan oleh generasi muda,” ungkap Suparwoto.
Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari mengungkapkan disamping potensi kesenian dan kebudayaan, Kabupaten Probolinggo juga mempunyai potensi alam lain seperti pertanian, kekayaan hasil laut serta produk-produk unggulan lainnya sehingga kekayaan alam Kabupaten Probolinggo bisa dikenal dan terjalin kerja sama dengan pengusaha-pengusaha lain yang berminat untuk berinvestasi di berbagai bidang usaha.
“Potensi kebudayaan dan kesenian yang akan kita kembangkan merupakan tanggung jawab kita bersama dan khususnya kepada sanggar serta generasi muda untuk berperan aktif melestarikan serta mempromosikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat baik didalam maupun luar daerah, sehingga dapat berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” ungkap Asy’ari.
Dalam kesempatan tersebut Asy’ari meminta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai peluang untuk mengembangkan potensi kebudayaan dan kesenian yang ada pada para remaja dan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar para remaja menjadi generasi muda yang berguna bagi bangsa dan negara.(Dc)



COMMENTS