BROMO FM : Jum'at 14/03/14. 07:00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan – Seorang warga yang diketahui bernama Mu’in (30) asal Matekan Te...
BROMO FM : Jum'at 14/03/14. 07:00 Wib
Reporter : Dicko
Reporter : Dicko
Kraksaan – Seorang warga yang diketahui bernama Mu’in (30) asal Matekan Tengah Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas dibelakang rumah H.Joto warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan,Kabupaten setempat Jum’at (14/3/14), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.
Mayat pria yang menggunakan kemeja garis-garis dan celana warna hitam yang ditemukan dalam kondisi kaku itu diduga lantaran terkena setrum dirumah korban, dan diduga pelaku melakukan aksi mencuri ayam kalkun dirumah H.Joto, sebab, menurut pengakuan korban dirumah yang dihuninya itu kerap terjadi pencurian ayam.
Setelah dirinya mengetahui dibelakang rumahnya ada mayat yang kaku, pemilik rumah (H.Joto) langsung menghubungi warga dan kepala Desa setempat,”Semalam saya tidak ada di rumah bersama istri, saya bermalam di Ponpes Syeh Abdu Qodir Djailani Rangkang Kraksaan," terang H Joto
Saat ditemukan pelaku ditemukan tewas, kondisi tangan sebelah kanan dan muka mayat terbakar, serta ada bekas lilitan kabel di perut, bahkan masih lengkap dengan hp yang dibawanya di kantong belakang celananya.
"Saya tidak tahu pasti dia meninggalnya karena apa," ujar Joto yang juga ketua Pagar Nusa di Ponpes Syeh Abdu Qodir Djailani.
Pelaku yang sudah kondisi kaku akhirnya oleh tim medis langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk di otopsi.
Sementara Kapolsek Kraksaan Kompol Subadar menyebutkan, dari tangan Mu'in berhasil di temukan 1 buah kunci T dan 1 unit HP disaku celananya. "Kami masih terus melakukan penyelidikan berlanjut, dan melakukan pengembangan atas kejadian ini,”tandas Kompol Subadar di TKP. (Dc)Saat ditemukan pelaku ditemukan tewas, kondisi tangan sebelah kanan dan muka mayat terbakar, serta ada bekas lilitan kabel di perut, bahkan masih lengkap dengan hp yang dibawanya di kantong belakang celananya.
"Saya tidak tahu pasti dia meninggalnya karena apa," ujar Joto yang juga ketua Pagar Nusa di Ponpes Syeh Abdu Qodir Djailani.
Pelaku yang sudah kondisi kaku akhirnya oleh tim medis langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk di otopsi.


COMMENTS