BROMO FM : Senin 03/02/14. 14:00 Wib Reporter : Dicko Salah satu temuan warga berupa batok kepala, yang ditunjukkan Sukardi dirumahnya....
BROMO FM : Senin 03/02/14. 14:00 Wib
Reporter : Dicko
Dari pantauan Reporter Kominfo Bromo fm dilokasi, benda yang ditemukan oleh Sukardi (40) pekerja gali tanah asal warga setempat, menemukan batok kepala manusia yang masih utuh, batu akik dua biji, dan senjata tajam dengan jenis tombak. “Saya temukan ini dengan galian sekitar 1,5 meter, bukan saya saja yang menemukan benda-benda kuno ini, tapI teman-teman yang lain juga menemukannya,”tuturnya.
Pekerja gali tanah dilakukan secara bersamaan oleh warga setempat, sekiatar 10 orang untuk lahan pembuatan batu bata tersebut. Diceritakan tokoh masyarakat setempat yakni Safan (60) seorang mantan kepala Desa di Patemon. Kalau dulunya sawah itu adalah taman tempat pemandian seorang Tumenggung bernama Jaing Rono dan selirnya dari Desa Temenggungan yang tak jauh dari Desa Patemon.
“Kalau saya mengira, temuan benda itu mungkin peninggalan Tumenggung itu, dan batok kepala itu, mungkin prijuritnya yang meninggal ditempat itu,”jelas Safan.
Ditempat yang sama, Anton (35) yang juga pekerja gali tanah, menemukan embanan (tempat) cincin dari emas, dan kapak ukuran kecil yang juga dari emas, serta keris. “ benda yang saya temukan digalian tanah sekitar 1 meter disebelah temuannya teman saya Kardi. Tempat cincin itu saya jual laku 375 ribu,” sebut Anton. (Dc)
Reporter : Dicko
![]() |
| Salah satu temuan warga berupa batok kepala, yang ditunjukkan Sukardi dirumahnya. |
Krejengan – Sejumlah warga Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, menemukan berbagai jenis benda yang di duga peninggalan orang jaman dulu. Benda tersebut ditemukan di dalam tanah saat para warga menggali tanah sekita 1 meter untuk pembuatan batu bata disebuah pesawahan milik H. Mustofa warga setempat.
Dari pantauan Reporter Kominfo Bromo fm dilokasi, benda yang ditemukan oleh Sukardi (40) pekerja gali tanah asal warga setempat, menemukan batok kepala manusia yang masih utuh, batu akik dua biji, dan senjata tajam dengan jenis tombak. “Saya temukan ini dengan galian sekitar 1,5 meter, bukan saya saja yang menemukan benda-benda kuno ini, tapI teman-teman yang lain juga menemukannya,”tuturnya.
Pekerja gali tanah dilakukan secara bersamaan oleh warga setempat, sekiatar 10 orang untuk lahan pembuatan batu bata tersebut. Diceritakan tokoh masyarakat setempat yakni Safan (60) seorang mantan kepala Desa di Patemon. Kalau dulunya sawah itu adalah taman tempat pemandian seorang Tumenggung bernama Jaing Rono dan selirnya dari Desa Temenggungan yang tak jauh dari Desa Patemon.
“Kalau saya mengira, temuan benda itu mungkin peninggalan Tumenggung itu, dan batok kepala itu, mungkin prijuritnya yang meninggal ditempat itu,”jelas Safan.
Ditempat yang sama, Anton (35) yang juga pekerja gali tanah, menemukan embanan (tempat) cincin dari emas, dan kapak ukuran kecil yang juga dari emas, serta keris. “ benda yang saya temukan digalian tanah sekitar 1 meter disebelah temuannya teman saya Kardi. Tempat cincin itu saya jual laku 375 ribu,” sebut Anton. (Dc)



COMMENTS