BROMO FM : Kamis 20/02/14. 07:00 Wib Reporter : Dicko Retak : Pengendara mulai diatur oleh petugas, sebelum terpasang garis Polisi, mob...
BROMO FM : Kamis 20/02/14. 07:00 Wib
Reporter : Dicko
Dari pantauan Reporter Kominfo Bromo fm dilokasi Kamis 20/2, akibat amblesnya jembatan sekitar 10 cm dijalan jalur Provinsi itu, dari jajaran Polres Probolinggo melalui Polsek Paiton terpaksa menghalau pengendara dengan mobil patrolinya diposisi utara, untuk melakukan buka tutup jalan dari arah timur dan barat yang dibantu oleh warga setempat.
Menurut Wahid warga setempat, sekitar sebulan yang lalu jembatan itu dilakukan pengaspalan saja oleh petugasnya, namun dari tiga yang lalu jembatan tersebut mulai parah retaknya dan dihawatirkan kalau dilewati kendaraan besar.
“Retaknya ini cukup parah, sebab, besi jembatan bagian bawahnya agak bergantung dan tidak pada posisinya semula, sedangkan penyanggah tengah yang merupakan kekuatan utma keropos, jadi ini sangat berbahaya,” terang Wahid.
Sementara dari Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Warih Hutomo melalui Kanit Dikyasa Ipda Sudarsono mengungkapkan, sementara pihaknya terpaksa melakukan pengmanan disekitar jembatan tersebut untuk mengtur arus kendaraan secara buka tutup.
Reporter : Dicko
![]() |
| Retak: Pengendara mulai diatur oleh petugas, sebelum terpasang garis Polisi, mobil Patroli menghalau diposisi barat jembatan |
Paiton – Jembatan Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo dijalan raya pantura yang menghubungkan jalan utama Situbondo-Surabaya, itu retak menyembung kebawah, lantaran penyanggah jembatan diposisi tengah mulai keropos dan retak, sehingga mengakibatkan besi jembatan disisi utara kurang pertahanan.
Dari pantauan Reporter Kominfo Bromo fm dilokasi Kamis 20/2, akibat amblesnya jembatan sekitar 10 cm dijalan jalur Provinsi itu, dari jajaran Polres Probolinggo melalui Polsek Paiton terpaksa menghalau pengendara dengan mobil patrolinya diposisi utara, untuk melakukan buka tutup jalan dari arah timur dan barat yang dibantu oleh warga setempat.
Menurut Wahid warga setempat, sekitar sebulan yang lalu jembatan itu dilakukan pengaspalan saja oleh petugasnya, namun dari tiga yang lalu jembatan tersebut mulai parah retaknya dan dihawatirkan kalau dilewati kendaraan besar.
“Retaknya ini cukup parah, sebab, besi jembatan bagian bawahnya agak bergantung dan tidak pada posisinya semula, sedangkan penyanggah tengah yang merupakan kekuatan utma keropos, jadi ini sangat berbahaya,” terang Wahid.
Sementara dari Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Warih Hutomo melalui Kanit Dikyasa Ipda Sudarsono mengungkapkan, sementara pihaknya terpaksa melakukan pengmanan disekitar jembatan tersebut untuk mengtur arus kendaraan secara buka tutup.
Selain itu, dari pihak Satlantas sudah berkoordinasi dengan Dinas terkait yaitu PU Binamarga Provinsi Jawa Timur. “Untuk sementara ini kami lakukan pengatur jalan yang disertai alat peraga dan Polis line, sebab melihat kondisi jembatan itu sangat menghawatirkan, dan kekuatan utamanya keropos. Inin perlu kewaspadaan,” jelasnya. (Dc)



COMMENTS