BROMO FM : Selasa 18/02/14. 12:00 Wib Reporter : Dicko Kotaanyar – Digelarnya kunjungan Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE di la...
BROMO FM : Selasa 18/02/14. 12:00 Wib
Reporter : Dicko
Kotaanyar – Digelarnya kunjungan Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE di lapangan Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, yang melibatkan empat Kecamatan yaitu Kotaanyar, Paiton, Pakuniran dan Kecamatan Besuk. Berkumpulnya empat Muspika yang melibatkan tokoh masyarakat dan instansi terkait itu menjadikan Bupati Tantri sedikit ada peluang untuk menegaskan tentang rendahnya Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Probolinggo.
Reporter : Dicko
Kotaanyar – Digelarnya kunjungan Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE di lapangan Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, yang melibatkan empat Kecamatan yaitu Kotaanyar, Paiton, Pakuniran dan Kecamatan Besuk. Berkumpulnya empat Muspika yang melibatkan tokoh masyarakat dan instansi terkait itu menjadikan Bupati Tantri sedikit ada peluang untuk menegaskan tentang rendahnya Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Probolinggo.
Dari itu Bupati Tantri menekankan kepada Dinas terkait untuk lebih dikembangkan angka IPM yang masih berstatus rendah, secara tertulis data IPM Kabupaten Probolinggo menyebutkan, angkanya masih 64,36 nomor dua dari bawah setelah Kecamatan Sampang, sedangkan Provinsi Jawa Timur mencapai 72,83 atau selisih 8,47 poin.
“Rendahnya IPM di Kabuparobolinggo ini sangat manjadi perhatian yang serius bagi saya, karena bagaimanapun indek pembangunan manusia ini adalah sangat utama, dari itu, saya minta kepada Dinas terkait pada tahun 2014 ini harus lebih giat mengamati dan bersikeras untuk kembali meningkatkan angka IPM yang maksimal,” tegas Bupati Tantri Selasa 18/02/14.
Disamping itu, Bupati Tantri berupaya untuk merefilitasi tentang bergeraknya pelayanan posyandu di Desa-Desa, karena dengan sistem mengembangkan pelayanan posyandu sangat membantu terhadap naiknya angka IPM.
Bupati Tantri menyebutkan, bahwa dirinya merasa kecewa dengan nilai angka rendahnya IPM, sebab, selama ini apa yang menjadi harapan dirinya tidak berjalan mulus. Maka dari itu, pihaknya akan terus memperhatikan dan terus memantau hal itu sejak ditetapkannya apa yang menjadi keinginannya pada tahun 2014 hingga kedepan.
“Mohon kerja samanya untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo, lebih-lebih kepada Dinas terkait, untuk menjalani apa yang telah saya sampaikan, hal ini untuk kepentingan kita bersama sebagai warga Kabupaten Probolinggo,” tandas Bupati Tantri. (Dc)


COMMENTS