BROMO FM : Senin 06/01/14. 08:00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan – Di penghujung tahun 2014, tepatnya Musim hujan seperti saat ini,...
BROMO FM : Senin 06/01/14. 08:00 Wib
Reporter : Dicko
Kraksaan – Di penghujung tahun 2014, tepatnya Musim hujan seperti saat ini, para pengusaha cucian motor semakin kebanjiran pelanggan. Pasalnya’ omset yang di dapatkan oleh mereka meningkat drastis dari hari-hari biasanya, ini disebabkan seringnya hujan yang turun di daerah Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya membuat para pemilik sepeda motor setempat harus meggunakan jasa cucian motor sebagai media untuk membersihkan kendaraan sepeda motor mereka.
Reporter : Dicko
Kraksaan – Di penghujung tahun 2014, tepatnya Musim hujan seperti saat ini, para pengusaha cucian motor semakin kebanjiran pelanggan. Pasalnya’ omset yang di dapatkan oleh mereka meningkat drastis dari hari-hari biasanya, ini disebabkan seringnya hujan yang turun di daerah Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya membuat para pemilik sepeda motor setempat harus meggunakan jasa cucian motor sebagai media untuk membersihkan kendaraan sepeda motor mereka.
Sunjaya (45), Salah satu pemilik jasa cucian motor asal kelurahan Patemon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menuturkan saben hari dirinya kebanjiran pelanggan dari cuci motor hingga jasa pembersihan : permadani, karpet, sajadah dan lainnya.
Sunjaya mengatakan, sebelum musim hujan lalu’ dirinya sedikit mendapatkan pelanggan yang hendak mencucikan sepeda motor mereka ketempatnya. Berbeda dengan bulan pada saat ini, dirinya mengaku kebanjiran pelanggan untuk mencucikan sepeda motornya,
Untuk ”musim hujan seperti sekarang ini, barulah usaha cucian motor saya mulai banyak dikunjungi pelanggan, hampir setiap harinya pelanggan yang datang bisa mencapai 40-50 pelanggan, ini diluar dari pelanggan tetap saya setidaknya 10-15 pelanggan yang selalu datang per harinya,”ungkapnya.
Selain itu disamping pelanggan cucian motornya, dirinya juga menuturkan banyak kebanjiran order dari masyarakat setempat, seperti order untuk jasa cuci permadani untuk masjid dan karpet serta keset dari milik warga pribadi.
Ditanya berapa omset yang di dapat per harinya, ia menyebutkan, pendapatannya jauh lebih meningkat dari sebelum musim hujan,”sekarang pendapatan saya bisa mencapai kurang lebih Rp 500.000 perharinya dengan bantuan dari 4 karyawan yang saya pekerjakan.(Dc)



COMMENTS