BROMO FM : Minggu 15/12/13. 13:00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan – Konser group band papan atas NOAH yang saat ini Minggu (15/12/13...
BROMO FM : Minggu 15/12/13. 13:00 Wib
Reporter : Dicko
Seperti yang dilansir pada konser NOAH yang berlangsung di GOR Pasuruan, bahwa sejumlah wartawan sempat terjadi keributan dengan pihak panitia, bahkan dari pihak panitia sempat berbuat kasar kepada semjumlah wartawan lokal Probolinggo-Pasuruan.
Terbukti pula saat persiapan konser mau dilangsungkan dikota Kraksaan, sejumlah media memasuki arena konser di GOR Kraksaan pada Minggu 15/12 pukul 13.00 saat beberapa panitia mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk konser tersebut, dan sejumlah anggota panitia mengatakan saat ditanya oleh tiga wartawan, pihaknya menyamakan apa yang telah ditentukan saat di Pasuruan, bahwa di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, saat konser berlangsung seluruh media juga dilarang untuk meliputnya, dengan alasan yang tidak jelas.
“Saya sebagai anggota panitia hanya mewakili ketua kami, yang mana jika ada media harap untuk dibicarakan bahwa acara ini tidak untuk diliput, dan ini juga permintaan dari yang mengadakan, yaitu dari salah satu produksi rokok yang nsuddah terkenal,” ungkap Handy, salah satu anggota panitia.
Meski dengan rasa kecewa para jurnalis, akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan wawancaranya. Padahal peliputan itu sangat dipentingkan, baru kali ini adanya sebuah konser yang tidak boleh diliput oleh media.
Sementara, menurut semua rekan-rekan media, bahwa penyelenggaraan konser NOAH yang berlangsung di kota Pasurua tidak sejalan dengan yang ditentukan oleh panitia, pasalnya, di dalam GOR, pelarangan penggunaan kamera oleh panitia tersebut ternyata tak berlaku bagi para sahabat NOAH yang sedang menyaksikan Konser Ariel Cs. Mereka tampak dengan leluasa mengabadikan grup band yang sempat vakum lantaran kasus yang menjerat sang vokalisnya.(Dc)
Reporter : Dicko
Kraksaan – Konser group band papan atas NOAH yang saat ini Minggu (15/12/13) di GOR Kraksaan ternyata berbuntut diperketatkannya penjagaan, pasalnya, dari informasi yang didapat wartawan media ini dan sejumlah wartawan lokal lainnya tidak diperkenankan untuk melakukan peliputan berlangsungnya konser tersebut.
Seperti yang dilansir pada konser NOAH yang berlangsung di GOR Pasuruan, bahwa sejumlah wartawan sempat terjadi keributan dengan pihak panitia, bahkan dari pihak panitia sempat berbuat kasar kepada semjumlah wartawan lokal Probolinggo-Pasuruan.
Terbukti pula saat persiapan konser mau dilangsungkan dikota Kraksaan, sejumlah media memasuki arena konser di GOR Kraksaan pada Minggu 15/12 pukul 13.00 saat beberapa panitia mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk konser tersebut, dan sejumlah anggota panitia mengatakan saat ditanya oleh tiga wartawan, pihaknya menyamakan apa yang telah ditentukan saat di Pasuruan, bahwa di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, saat konser berlangsung seluruh media juga dilarang untuk meliputnya, dengan alasan yang tidak jelas.
“Saya sebagai anggota panitia hanya mewakili ketua kami, yang mana jika ada media harap untuk dibicarakan bahwa acara ini tidak untuk diliput, dan ini juga permintaan dari yang mengadakan, yaitu dari salah satu produksi rokok yang nsuddah terkenal,” ungkap Handy, salah satu anggota panitia.
Meski dengan rasa kecewa para jurnalis, akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan wawancaranya. Padahal peliputan itu sangat dipentingkan, baru kali ini adanya sebuah konser yang tidak boleh diliput oleh media.
Sementara, menurut semua rekan-rekan media, bahwa penyelenggaraan konser NOAH yang berlangsung di kota Pasurua tidak sejalan dengan yang ditentukan oleh panitia, pasalnya, di dalam GOR, pelarangan penggunaan kamera oleh panitia tersebut ternyata tak berlaku bagi para sahabat NOAH yang sedang menyaksikan Konser Ariel Cs. Mereka tampak dengan leluasa mengabadikan grup band yang sempat vakum lantaran kasus yang menjerat sang vokalisnya.(Dc)



COMMENTS