BROMO FM : Minggu 03/11/13 Pukul 12.00 Wib Repprter : Dicko Kraksaan – Setelah dilakukan razia untuk 7 orang PSK di Dusun Sampitan , D...
BROMO FM : Minggu 03/11/13 Pukul 12.00 Wib
Repprter : Dicko
Kraksaan – Setelah dilakukan razia untuk 7 orang PSK di Dusun Sampitan , Desa Asembagus , Kecamatan Kraksaan , Kabupaten Probolinggo pada hari Sabtu malam kemaren, kini dari pihak MUI dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo adakan pembinaan kepada 7 orang PSK tersebut, tepatnya di Balai Latihan Kerja (BLK) kota Kraksaan.
Dalam kegiatan yang digelar tersebut berupa bimbingan penyadaran dan melakukan sholat Taubat bersama yang dipimpin oleh KH. Masrur selaku komisi dakwah MUI Kabupaten Probolinggo, dan dilakukan bimbingan serta penyediaan lapangan kerja untuk 7 orang PSK tersebut, yang dipimpin oleh Ninis Wijayati, selaku Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial dari Dinas Sosial Kab. Probolinggo.
Ninis mengatakan, bahwa ke tujuh PSK tersebut telah dilakukan pembinaan secara materi, dan pihaknya akan menyediakan alapangan kerja, yaitu akan dikirim ke Unit Praktek Kerja (UPT) Kediri, untuk praktek menjahit , bordir dan tataboga, sesuaai kemampuan mereka adalam praktek keja yang disediakan.
“Kami berusaha untuk menyediakan kesibukan kepada mereka, agar mereka tidak lagi bekerja sebagai PSK, namun tidak satupun diantara mereka yang setuju, mereka lebih memilih pualang kerumahnya dan bantu keluarganya, itu alasannya mereka,” ungkap Ninis saat ditemui Reporter Bromo fm di BLK Kraksaan.(Dc)
Repprter : Dicko
Kraksaan – Setelah dilakukan razia untuk 7 orang PSK di Dusun Sampitan , Desa Asembagus , Kecamatan Kraksaan , Kabupaten Probolinggo pada hari Sabtu malam kemaren, kini dari pihak MUI dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo adakan pembinaan kepada 7 orang PSK tersebut, tepatnya di Balai Latihan Kerja (BLK) kota Kraksaan.Dalam kegiatan yang digelar tersebut berupa bimbingan penyadaran dan melakukan sholat Taubat bersama yang dipimpin oleh KH. Masrur selaku komisi dakwah MUI Kabupaten Probolinggo, dan dilakukan bimbingan serta penyediaan lapangan kerja untuk 7 orang PSK tersebut, yang dipimpin oleh Ninis Wijayati, selaku Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial dari Dinas Sosial Kab. Probolinggo.
Ninis mengatakan, bahwa ke tujuh PSK tersebut telah dilakukan pembinaan secara materi, dan pihaknya akan menyediakan alapangan kerja, yaitu akan dikirim ke Unit Praktek Kerja (UPT) Kediri, untuk praktek menjahit , bordir dan tataboga, sesuaai kemampuan mereka adalam praktek keja yang disediakan.
“Kami berusaha untuk menyediakan kesibukan kepada mereka, agar mereka tidak lagi bekerja sebagai PSK, namun tidak satupun diantara mereka yang setuju, mereka lebih memilih pualang kerumahnya dan bantu keluarganya, itu alasannya mereka,” ungkap Ninis saat ditemui Reporter Bromo fm di BLK Kraksaan.(Dc)


COMMENTS