BROMO FM : Rabu 13/11/13 Pukul 09.00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan – Selama musim kemarau ditahun 2013 ini para PKL distadion glora m...
BROMO FM : Rabu 13/11/13 Pukul 09.00 Wib
Reporter : Dicko
Irfin mengaku, dengan berjualan es juice bersama suaminya itu, pada musim kemarau tahun 2013 ini lebih maksimal omset yang didaptkan, perempuan asli Jember ini setiap harinya bisa meraup omset maksimal sebesar Rp 250.000. “itupun kalau jualan ramai, kalau gak ramai, ya paling cuma dapat 50 ribu sehari,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, buah yang dijualnya itu seperti apukat, apel , sirsak , jambu dan lainnya, tidak semua buah bisa habis terjual, karena menurut selera dari pembeli,”tidak semua bisa terjual habis, yang agak laris hanya buah apukat dan nanas, itu biasanya yang di minati pembeli,”katanya.
Ditanya berapa kilo menghabiskan buah dalam sehari, Irfin mengaku, dalam satu hari ia bisa menghabiskan keseluruhan sekitar lima kilo dari bermacam-macam buah yang ia sediakan.
Ditempat yang sama, Sofiyah (35) asal Kraksaan, ia seorang penjual nasi pecel , mengatakan bahwa kalau penjualan nasi tidak seperti berjualan es, kalau es juice memang dibutuhkan pembeli ketika siang hari, tapi kalau nasi hanya sewaktu-waktu saja dikunjungi pembeli,”masih lebih banyak pembelinya es juice mas, kalau siang jualan saya pengunjungnya bisa dihitung, masih lebih banyak ketika malam hari, tapi masih kalah dengan penjualan es juice,” tandas Sofiyah. (Dc)
Reporter : Dicko
Kraksaan – Selama musim kemarau ditahun 2013 ini para PKL distadion glora merdeka kota Kraksaan mempunyai peningkatan untuk meraup keuntungan, dari berbagai jenis dagangan yang dijualnya. Seperti yang yang dilakukan oleh Irfin (25) asal Jember ini, ia berjualan es juice dan es buah distadion glora merdeka Kraksaan.
Irfin mengaku, dengan berjualan es juice bersama suaminya itu, pada musim kemarau tahun 2013 ini lebih maksimal omset yang didaptkan, perempuan asli Jember ini setiap harinya bisa meraup omset maksimal sebesar Rp 250.000. “itupun kalau jualan ramai, kalau gak ramai, ya paling cuma dapat 50 ribu sehari,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, buah yang dijualnya itu seperti apukat, apel , sirsak , jambu dan lainnya, tidak semua buah bisa habis terjual, karena menurut selera dari pembeli,”tidak semua bisa terjual habis, yang agak laris hanya buah apukat dan nanas, itu biasanya yang di minati pembeli,”katanya.
Ditanya berapa kilo menghabiskan buah dalam sehari, Irfin mengaku, dalam satu hari ia bisa menghabiskan keseluruhan sekitar lima kilo dari bermacam-macam buah yang ia sediakan.
“Musim kemarau tahun 2013 ini debit penjualan es yang saya jual ini bisa dikatakan ada perkembangan 30% dibanding musim hujan dan musim kemarau sebelumnya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Sofiyah (35) asal Kraksaan, ia seorang penjual nasi pecel , mengatakan bahwa kalau penjualan nasi tidak seperti berjualan es, kalau es juice memang dibutuhkan pembeli ketika siang hari, tapi kalau nasi hanya sewaktu-waktu saja dikunjungi pembeli,”masih lebih banyak pembelinya es juice mas, kalau siang jualan saya pengunjungnya bisa dihitung, masih lebih banyak ketika malam hari, tapi masih kalah dengan penjualan es juice,” tandas Sofiyah. (Dc)



COMMENTS