BROMO FM : Rabu 02/10/13 Pukul 11.00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan – Berawal dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bambang selaku Kepa...
BROMO FM : Rabu 02/10/13 Pukul 11.00 Wib
Reporter : Dicko
Kraksaan – Berawal dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bambang selaku Kepala Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, ia menekuni kegiatan bersih-bersih di desanya setiap satu Minggu sekali yang melibatkan seluruh stafnya untuk beroperasi Jum’at bersih. Namun untuk saat ini, disamping kegiatan itu masih tetap berjalan, para staf diberikan pekerjaan baru yaitu beternak ikan Bandeng yang juga merupakan suatu kebutuhan pokok untuk warganya.
Reporter : Dicko
Kraksaan – Berawal dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bambang selaku Kepala Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, ia menekuni kegiatan bersih-bersih di desanya setiap satu Minggu sekali yang melibatkan seluruh stafnya untuk beroperasi Jum’at bersih. Namun untuk saat ini, disamping kegiatan itu masih tetap berjalan, para staf diberikan pekerjaan baru yaitu beternak ikan Bandeng yang juga merupakan suatu kebutuhan pokok untuk warganya.
Ikan Bandeng yang awalnya mendapat bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo sebanyak 15 ribu ekor itu, menurut Bambang itu sangat berarti bagi warganya. Bantuan itu diserahkan kepada ketua kelompoknya masing-masing yang terdiri dua kelompok pengelola ikan tersebut, ” Saya pasrahkan kepada dua kelompok dari warga saya itu , karena pemberian bantuan yang diberikan Dinas Perikanan dan Kelautan tidak melalui Kepala Desa, tujuannya langsung ke ketua kelompoknya, meski begitu saya tetap ikut serta untuk mengawasi dan melindungi lahan ternak tersebut, karena itu juga kewajiban saya selaku kepala Desa,” ungkap Bambang.
Akan tetapi lahan ternak Ikan Bandeng yang sekarang mempunyai luas keseluruhan 15 hektar persegi itu udah berkembang menjadi puluhan ribu ikan dan dikelola oleh Khoirul Anam (40) yang lokasinya berada di Dusun Bukolan Desa Sidopekso mengalami kegagalan panen pada bulan Juni 2013, pasalnya saat waktu menjelang panen, hujan deras tak kunjung reda yang akhirnya terjadi pasca banjir Rob yang melanda Desa Kalibuntu dan Desa Sidopekso pada Juni 2013, begitu banjir Rob melanda maka ikan Bandeng yang hendak dipanen itu terbawa arus air ke laut, diperkirakan ikan yang terlepas dari pangkalan lahannya sekitar lima ribu ikan. Hal ini diungkap oleh Khoirul Anam pengelola ikan.
“Rencananya hasil panen itu mau dibagi-bagi kepada warga sekitar sini tapi itu semua masih mengalami kegagalan, meski mengalami satu kali kegagalan, kami tetap optimis, siapa tahu panen yang akan datang bakalan sukses meskipun masih membutuhkan waktu yang cukup lama,” tandas Khoirul.
Bambang menambahkan, dalam program atau kegiatan Desa, semua bakal mengalami kegagalan dan resiko, dan harus bersabar menghadapi resiko,” Bagaimanapun kita harus giat melaksanakan program kegiatan Desa, karena ini adalah milik kita bersama dan kepentingan bersama, segala upaya pasti ada hambatannya dan itu harus kita jalani sampai membuahkan hasil yang sempurna,” katanya. (Dc)


COMMENTS