BROMO FM : Jum'at 25/10/13 Pukul 09.00 Wib Reporter ; Dicko Kraksaan – Disebagian wilayah timur Kabupaten Probolinggo masih banya...
BROMO FM : Jum'at 25/10/13 Pukul 09.00 Wib
Reporter ; Dicko
Reporter ; Dicko
Kraksaan – Disebagian wilayah timur Kabupaten Probolinggo masih banyak para petani tembakau yang masih begitu antusiasnya dengan pekerjaannya, yaitu dengan panen tembakaunya yang sampai saat ini dikabarkan harganya masih lumayan tinggi, meskipun musim kemarau tetap berkepanjangan. Dari pantauan Reporter Bromo fm, salah satunya Kecamatan yang masih produktif tanaman tembakaunya yaitu diKecamatan Paiton dan Kecamatan Kotaanyar.
Di dua Kecamatan tersebut, terpantau disejumlah sawah milik warga diKecamatan Kotaanyar, Desa Centengan, yang masih banyak menyisakan tanaman tembakau, meskipun hanya tinggal beberapa daun saja. Namun para petani terlihat masih sangat giat merawat tanaman tembakaunya maskipun hanya menyisakan pucuknya saja.
Syahri (47) seorang petani tembakau asal Desa Centengan Kecamatan Kotaanyar mengatakan, untuk harga tembakau sekarang masih mencapai Rp 24.000 hingga Rp 26.000 pengambilan dari belandang local setempat,”petani disini masih kompak dengan tanaman tembakau,selama daun dan pohonnya masih belum mongering,karena informasinya gudang tembakau sebentar lagi tidak aka tutup,” pungkasnya.
Berbeda yang diungkap oleh Sulaiman (35) asal Desa Taman Kecamatan Paiton, ia mengejar adanya gudang tembakau yang saat ini masih melakukan pengmabilan tembakau,”tembakau saya rawat meski hanya menyisakan daun yang kecil, karena yang ssaya rawat ini daun yang kedua kalinya, mumpung gudang masih buka, dan harganya masih bias dihandalkan,” ujarnya.
Terpisah, Denny (40)seorang belandang tembakau asal Desa Tanjung Kranganyar apaiton, mengatakan, bahwa semua para belandang saat ini masih juga mencari tembakau dan kalau masih ada daun yang kering atau krosok, untuk mengejar harga yang masih bagus,” info yang saya dapat, sebentar lagi beberapa gudang tembakau akan tutup, makanya saya bersikeras untuk mencari tembakau disetiap Desa yang masih ada sisi tanaman tembakaunya,” pungkasnya. (Dc)



COMMENTS