BROMO FM : Jum'at 11/10/13 Pukul 09.00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus melaku...
BROMO FM : Jum'at 11/10/13 Pukul 09.00 Wib
Reporter : Dicko
Kraksaan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus melakukan sosialisasi terhadap penderita gizi buruk yang dialami Balita dilingkungan Kabupaten Probolinggo. Data kenaikan dan penurunan jumlah penderita gizi buruk selama tahun 2013 ini dinilai sudah lebih banyak penurunan jumlahnya dari angka yang begitu besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ditanya berapa banyak biaya yang telah dikeluarkan selama sosialisasi bantuan berjalan ditahun 2013, dr.Endang mengatakan, untuk gizi buruk sebesar 200 juta rupiah , bantuan pemberian Taburia 100 juta rupiah dan Pos pelayanan gizi 100 juta rupiah,”selain itu kami sudah menyediakan 5 Puskesmas Rawat Inap untuk tempat pemulihan gizi buruk, diantaranya Puskesmas sumberasih , Pajarakan , Krejengan , Banyuanyar dan Puskesmas Maron, itu yang kami sediakan untuk pemulihan gizi buruk untuk Balita,” pungkasnya. (Dc)
Reporter : Dicko
Kraksaan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus melakukan sosialisasi terhadap penderita gizi buruk yang dialami Balita dilingkungan Kabupaten Probolinggo. Data kenaikan dan penurunan jumlah penderita gizi buruk selama tahun 2013 ini dinilai sudah lebih banyak penurunan jumlahnya dari angka yang begitu besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr. Endang Astuti menyebutkan, kasus penemuan gizi buruk terhitung dari bulan Januari hingga Agustus 2013 mencapai 9,5 persen , dengan MDG’s keseluruhan memiliki jumlah 3,1 persen.
Namun penanganan gizi buruk menurut dr.Endang, untuk tahun 2013 ini sudah mulai banyak kemajuan dengan melakukan sosialisasi, dan menghasilkan penurunan angka yang maksimal ,” alhamdulillah berkat Taburia dan tepung daun kelor yang kami berikan kepada balita yang menderita gizi buruk mendapatkan hasil yang sangat maksimal, sehingga diKabupaten Probolinggo ini penderita gizi buruk dapat disembuhkan secara perlahan,” sebutnya saat ditemui Reporter brolmo fm diruang kerjanya Jum’at (11/10).
Menurutnya, ditahun 2013 ini penderita gizi buruk sudah mulai banyak penurunan dari bawah target MDG’s, sehingga kalau di absolutkan dua tahun kedepan angkanya menjadi 86.088 untuk di Kabupaten Probolinggo.
Sementara target gizi buruk saat ini harus mencapai 2,8 persen.” Untuk percakapan Balita gizi buruk kami lakukan melalui kader-kader kesehatan diseluruh Kabupaten Probolinggo, dan penurunan angka gizi buruk sudah memenuhi target, bahkan sekarang sudah melebihi target tersebut. Itu kami terus memantau dan selalu memberikan bantuan kepada mereka meskipun mengeluarkan biaya yang lumayan besar , jelas dr.Endang.


COMMENTS