BROMO FM : Senin 28/10/13 Pukul 11.00 Wib Reporter : Dicko Kraksaan - Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton belum dir...
BROMO FM : Senin 28/10/13 Pukul 11.00 Wib
Reporter : Dicko
Kraksaan - Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton belum dirasakan seluruh warga di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, sebanyak 245 dusun belum teraliri listrik.
" Ada 245 dusun belum teraliri listrik di Kabupaten Probolinggo. Bahkan dua dusun di antaranya berada di Kecamatan Paiton,yang notabene berdekatan dengan PLTU Paiton," ungkap Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Probolinggo Rahmat Waluyo, Senin (28/10/2013).
Kendala geografis dan anggaran diakui Rahmat menjadi kendala."Letak Geografisnya yang tidak memungkinkan, serta anggaran yang kurang memadai, membuat dusun-dusun itu tetap gelap,"akunya.
Perlu diketahui, Dusun yang paling banyak belum teraliri listrik berada di Kecamatan Gending. Adapun rinciannya adalah Kecamatan Gending ada 41 dusun, disusul Kecamatan Wonomerto dengan 38 dusun, dan Kecamatan Pajarakan dengan 30 dusun. Di Kecamatan Krucil 25 dusun, di Pakuniran sebanyak 20 dusun, dan di Tirissebanyak 19 dusun.
Di Kecamatan Sukapura 11 dusun, Tegalsiwalan 2 dusun, Sumber 12 dusun, dan Banyuanyar 4 dusun. Sedangkan di Kecamatan Bantaran masih ada 5 dusun, Leces 2 dusun, Besuk 1 dusun. Untuk Kecamatan Krejengan, masih ada 2 dusun, Lumbang 4 dusun, Sumberasih 3 dusun, dan Kecamatan Gading 7 dusun.
Diakui Rahmat, Pemkab Probolinggo sendiri melalui APBD Tahun 2013 telah menganggarkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk lisdes di tiga desa di Kecamatan Sukapura yakni, Sariwani,Kedasih, dan Sapikerep. “Selain itu masih ada program mikrohidro di Desa Andungsari, Kecamatan Tiris,” pungkasnya.(Dc)
Reporter : Dicko
Kraksaan - Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton belum dirasakan seluruh warga di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, sebanyak 245 dusun belum teraliri listrik.
" Ada 245 dusun belum teraliri listrik di Kabupaten Probolinggo. Bahkan dua dusun di antaranya berada di Kecamatan Paiton,yang notabene berdekatan dengan PLTU Paiton," ungkap Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Probolinggo Rahmat Waluyo, Senin (28/10/2013).
Kendala geografis dan anggaran diakui Rahmat menjadi kendala."Letak Geografisnya yang tidak memungkinkan, serta anggaran yang kurang memadai, membuat dusun-dusun itu tetap gelap,"akunya.
Perlu diketahui, Dusun yang paling banyak belum teraliri listrik berada di Kecamatan Gending. Adapun rinciannya adalah Kecamatan Gending ada 41 dusun, disusul Kecamatan Wonomerto dengan 38 dusun, dan Kecamatan Pajarakan dengan 30 dusun. Di Kecamatan Krucil 25 dusun, di Pakuniran sebanyak 20 dusun, dan di Tirissebanyak 19 dusun.
Di Kecamatan Sukapura 11 dusun, Tegalsiwalan 2 dusun, Sumber 12 dusun, dan Banyuanyar 4 dusun. Sedangkan di Kecamatan Bantaran masih ada 5 dusun, Leces 2 dusun, Besuk 1 dusun. Untuk Kecamatan Krejengan, masih ada 2 dusun, Lumbang 4 dusun, Sumberasih 3 dusun, dan Kecamatan Gading 7 dusun.
Diakui Rahmat, Pemkab Probolinggo sendiri melalui APBD Tahun 2013 telah menganggarkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk lisdes di tiga desa di Kecamatan Sukapura yakni, Sariwani,Kedasih, dan Sapikerep. “Selain itu masih ada program mikrohidro di Desa Andungsari, Kecamatan Tiris,” pungkasnya.(Dc)



COMMENTS