Bromo FM: 13/07/2013 Reporter : S. Habibi Kraksaan , Kini hari minggu atau malam minggu anda akan mulai ceria dengan sepeda Gaul ata...
Bromo FM: 13/07/2013
Reporter : S. Habibi
Kraksaan, Kini hari minggu atau malam minggu anda akan mulai ceria
dengan sepeda Gaul atau banyak yang dikenal dengan becak goes. Entah dari mana
muncul nama becak goes yang sedikit mirib dengan mobil tiruan dengan ban roda
empat. pernak pernik warna lampu kelip yang biasanya di gunakan pemilik agar
menarik penikmat olahraga malam plus bercandaria dengan saudara,teman,sahabat
bahkan orang yang mereka sayangi. Beraneka pilihan jumlah penumpang yang di
tawarkan mulai dari yang berisi lima dengan empat pemancal dan 10 penumpang
dengan emam pemancal. Dimana de setiap sisi tempat duduk yang di gunakan masih
tetap menggunakan gayuh sepeda yang biasa di nikmati oleh penikmat sepeda
sebenarnya.
Bukan hari minggu atau malam minggu saja, bahkan penikmat becak
asyik tersebut di hari biasa atau liburan, Bahkan mendekati bulan Ramadhan ini
mulai banyak peminat, utamanya anak muda yang ingi bercandaria bersama sahabat.
Setidaknya ada 15 becak goes yang ada di seputaran kota Kraksaan. Diantaranya
di perempatan Bulu Kraksaan, Semampir Kraksaan, serta ada juga yang menetap di
sebelah timur SMKN 1 Kraksaan.
Tentu omset yang di dapat oleh persewaan becak goes tersebut
sangatlah ber fareatif mulai dari Rp.15.000 untuk yang bermuatan 5 orang.
Sedangkan yang bermuatan 10 orang bisa mencapai Rp.20.000. Itupun tarif pada
malam hari. “ kalu malam hari Rp.20.000. tapi yang berukuran besar, untuk yang
berukuran kecil hanya Rp.15.000. kalu siang biasanya lebih murah. Jadi
asumsinya perjam. Biasanya ramenya penyewa malam minggu, Bahkan sampek antre.
Dari siru omset kita satu malam mencapai rata-rata Rp 100.000” jelas yusup
salah satu pemilik persewaan goes.
Lain halnya penikmat goes dari kraksaan.” Kalau saya naik
goes paling suka ramenya, apa lagi gak ikut mancal, harganya pun sangat
fareatif, Biasanya kami beberapa orang iuran untuk menyewa mobil lucu itu.
Bahkan sekarang goes tersebut bisa di jumpai di mana-mana” jelas seorang cewek
yang bernama silvi.
Kini perkembangan goespun di kota kraksaan meningkat dan
hampir setiap malam banyak penikmat goes yang berlalu lalang melintasi
alun-alun Kota Kraksaan, Desa Bulu, Kel.Sidomukti bahkan sampai digunakan di
iven-iven yang di adakan oleh pemerintah atau instansi swasta sebagai penghibur
dan sarana plahraga.(Hb)


COMMENTS