MANILA - Pasukan loyalis Kesultanan Sulu dikabarkan kalah dalam perseteruan yang terjadi di Sabah dengan militer Malaysia. Namun belum j...
MANILA - Pasukan loyalis Kesultanan Sulu dikabarkan kalah dalam perseteruan yang terjadi di Sabah dengan militer Malaysia. Namun belum jelas, berapa korban jiwa dalam konflik itu.
Polisi Malaysia belum bisa memberikan informasi mengenai korban jiwa dalam konflik Malaysia dan Kesultanan Sulu. Namun polisi mengatakan bahwa tidak ada korban yang berjatuhan di sisi Malaysia. Demikian, seperti diberitakan The Star, Selasa (5/3/2013).
Pasukan Malaysia berhasil mengamankan desa-desa yang dihuni 100 orang militan bersenjata Sulu yang dipimpin oleh Putera Mahkota Raja Muda Agbimuddin Kiram. Jet tempur Negeri Jiran melakukan serangan udara di desa-desa Sabah, bersamaan dengan itu, polisi elit langsung menyisir wilayah tersebut.
Situasi di beberapa wilayah di pantai timur Sabah sudah berada dalam kendali aparat keamanan Malaysia. Namun mereka tetap mewaspadai akan adanya serangan balasan dari pihak Sulu dalam perseteruan itu.
Perdana Menteri Najib Razak sudah memberi peringatan pada para loyalis Sulu, setelah serangan ini dimulai, mereka harus segera menyerah. Pemerintah Malaysia akan melakukan apapun untuk mempertahankan martabat negaranya dan melindungi warga.
"Sebagai negara Islam yang mencintai perdamaian dan mendukung penyelesaian konflik lewat negosiasi, langkah kita menghindari pertumpahan darah di Lahad Datu telah gagal. Aparat keamanan kita diserang dan dibunuh. Warga Malaysia, khususnya di Sabah khawatir akan keamanannya," tegas Najib.
Pihak Kesultanan Sulu sampai saat ini belum memberikan komentarnya atau mengakui kekalahannya dalam perseteruan di Sabah. Mereka sebelumnya hanya menegaskan, akan melanjutkan peperangan di wilayah tersebut.
sumber:okezone


COMMENTS