Sampang (beritajatim.com) - Sejak tiga hari terakhir, sebagian warga di Desa Pangung Kecamatan Kota Sampang kesulitan mendapatkan tab...
Sampang (beritajatim.com) - Sejak tiga hari terakhir, sebagian warga di Desa Pangung Kecamatan Kota Sampang kesulitan mendapatkan tabung elpiji 3 kg.
Menurut keterangan Mu'is (39), salah satu distributor elpiji di wilayah Desa Pangung, kelangkaan itu tidak hanya di wilayahnya, namun hampir terjadi di seluruh kawasan Kota.
"Selain langka, harganya pun kemarin naik menjadi Rp14 ribu, lagian sudah satu minggu kami belum mendapatkan pasokan dari Pertamina," terangnya saat ditemui beritajatim.com, Senin (28/1/2013).
Mu'is juga mengatakan, dengan kondisi seperti ini, bisa dipastikan bakal ada kenaikan harga di tingkat pedagang eceran, sebab para pedagang juga kekurangan stok.
Selain itu, akibat hal itu juga muncul keluhan dari warga karena isi dari tabung elpiji berkurang dari volume seharusnya. "Isinyapun berbada, kadang ada yang berat dan ada juga yang ringan, jadi setiap ada orang yang mau beli mereka milih-milih," tandasnya.
Terpisah, Kumalasari (33), salah satu ibu rumah tangga asal Kelurahan Rongtengah juga mengaku kesulitan mendapatkan elpiji. "Saya tadi pagi mau beli, tapi semuanya kosong, meskipun ada tapi mahal dan harganya naik menjadi Rp 15 ribu," katanya. [sar/kun]


COMMENTS